Mengenal Jenis Sertifikat Secure Socket Layer (SSL) Thawte

Jika anda ingin mengubah protokol website anda dari HTTP menjadi HTTPS, maka anda membutuhkan sertifikat SSL. Berikut adalah jenis-jenis sertifikat SSL yang disediakan oleh Thawte:

Sertifikat SSL123
Sertifikat ini hanya memvalidasi nama domain saja dan mengabaikan validasi kelembagaan perusahaan. Sehingga penerbitan sertifikatnya pun cukup dalam hitungan menit. Namun identitas yang akan ditampilkan pada browser hanya berupa nama domain saja seperti pada gambar di bawah. Meskipun demikian, sertifikat ini tetap powerful dengan kemampuan enkripsi 128-bit untuk melindungi halaman form sekelas entry-level.

Sertifikat SSL Web Server
Secara teknis Sertifikat SSL Web Server dan Sertifikat SSL123 fungsinya sama. Yaitu mengamankan session yang terjalin antara client (browser) dengan webserver. Perbedaannya, untuk menerbitkan Sertifikat SSL Web Server dibutuhkan proses validasi nama organisasi dan nama domain selama 3-5 hari.  Karena provider harus memvalidasi penuh identitas organisasi.Jjika sertifikat ini tekah diaktifkan maka pada browser akan ditampilkan identitas-identitas selain nama domain seperti pada gambar di bawah. Sertifikat anda menjadi lebih terpercaya.

Sertifikat SSL SGC SuperCert
Sebelum 2001, pemerintah AS menerapkan kebijakan yang membatasi ekspor software yang memiliki enkripsi kuat. Akibatnya, Netscape dan Microsoft merilis dua versi dari seri browser mereka. Yaitu: versi AS, yang telah mendukung enkripsi 128 bit, dan versi Non-AS, yang hanya mendukung 40 bit enkripsi. Dengan kemampuan Step-UP yang dimiliki oleh SGC SuperCert, memungkinkan browser versi Non-US untuk ikut menyesuaikan dengan enkripsi 128 bit. Karena cara kerja Step-UP ialah memaksa semua browser untuk menggunakan enkripsi 128 bit ketika berkomunikasi dengan webserver anda. Jika anda menginginkan sekuriti maksimal untuk customer anda, terutama bagi browser versi Non-AS, anda membutuhkan Thawte SGC SuperCert.

Sertifikat SSL Wildcard Server
Sertifikat SSL Wildcard Server adalah sertifikat tunggal yang jika pada field nama domain diisi dengan sebuah karakter wildcard (*) memungkinkan  sertifikat tunggal ini untuk melindungi seluruh subdomain pada website anda. Misalnya sebuah sertifikat wildcard untuk *.domain.com. Bisa digunakan untuk membuat HTTPS pada www.domain.com, mail.domain.com, store.domain.com, dst. Beda dengan sertifikat lain yang jika diterbitkan hanya dapat digunakan untuk 1 subdirektori saja.

Itulah beberapa jenis sertifikat SSL dari Thawte yang umum beredar di pasaran. Setiap jenis sertifikat memiliki kriteria masing-masing, sehingga anda harus teliti dalam memilih sertifikat mana yang cocok dengan kebutuhan website anda. Misalnya SGC SuperCert lebih banyak digunakan pada situs-situs besar seperti perbankan, dsb. Sedangkan untuk form registrasi member bisa cukup dengan SSL123 / Web Server.

 

Q: Apa untungnya mengubah HTTP menjadi HTTPS?

A: Untuk mengamankan komunikasi antara browser dengan web server. Bagaimana bisa? Ilustrasi singkat berikut akan menjawabnya: Ketika anda mengakses sebuah web server yang menggunakan protokol HTTPS, halaman yang dikirimkan pada anda telah dienkripsi dulu oleh protokol ini. Dan semua informasi yang anda kirimkan ke server (registrasi, identitas, nomor pin, transfer pembayaran) akan dienkripsi juga sehingga tidak ada yg bisa mencuri dengar (eavesdropping) data-data anda  ketika proses transaksi sedang berlangsung. Maka transaksi data anda menjadi lebih safe. Protokol HTTPS bisa anda temukan pada situs-situs perbankan, ecommerce, form registrasi, dsb. Karena di area bisnis inilah rentan sekali terjadi eavesdropping oleh pihak ketiga. Untuk itulah anda membutuhkan sertifikat SSL.

Mengenal Jenis Sertifikat Secure Socket Layer (SSL) Thawte | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *