Menangkap Ajaran Islam

Pada setiap sendi-sendi kehidupan, Islam telah mengatur dan mengarahkannya. mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, dari aturan-aturan yang berhubungan dengan ibadah ataupun mua’amalah yaumiyah.

Islam mengajarkan bagaimana agar manusia menjadi unggul dan prestatif dalam semua aspek hidupnya; pribadinya unggul, prestasi kerjanya unggul, perilaku dan akhlaknya unggul, komunitas tatanan sosialnya juga unggul (khairu ummah), tujuan hidupnya juga unggul (Surga). Islam adalah sumber mata air dalam membangun interaksi horisontal dengan sesama manusia dan dalam menegakkan interaksi vertikal dengan Allah Ta’ala. Islam juga mata air yang cemerlang dalam berinteraksi dengan segenap makhluk dan alam semesta. Tidak ada suatu kebaikan pun, melainkan telah ditunjukkan dan diperintahkan oleh Islam. Dan tidak ada suatu kejelekan pun, melainkan telah diperingatkan oleh Islam agar dihindari.

Islam seperti artinya damai, maka kedamaian di hati akan dicapai dengan memeluk Islam sepenuh hati. Mereka yang tidak pernah merasakan nikmatnya dalam naungan Islam ini karena memandang Islam sebelah mata. Syumuliatul Islam tidak dirasakan dalam dirinya.
Keindahan Islam misalnya bisa dirasakan dalam peribadahan. Betapa indahnya harmoni alam dengan manusia dalam beribadah kepada-Nya. Matahari sudah berjuta tahun mengabdi kepada Maha Pencipta dengan terbit di timur dan tenggelam di Barat. Matahari masih menemani setiap mahluk setiap hari. Dia tidak pernah absen. Kesetiaan mahluk yang namanya matahari ini menimbulkan rasa syukur akan diri dalam merasakan nikmat beribadah kepada-Nya.
Saat sujud dalam shalat terasa sekali syahdunya dalam payung keindahan peribadahan Islam setiap hari. Namun tentu saja rasa bahagia ini dapat direngkuh bagi mereka yang percaya 100 persen akan isi dari panduan hidup Islam.

Pada totalitas ajaran Islam itulah kehadiran Rasulullah sebagai rahmat memiliki makna mendasar. Seluruh aspek ajaran Islam yang mencakup aqidah, syari’ah dan akhlak adalah rahmat. Ajaran Islam ditujukan untuk memelihara lima hal mendasar dalam hidup manusia; agama, jiwa, harta, kehormatan dan akal. Maka barangsiapa mengamalkan Islam secara kaffah (total), dia akan menjadi rahmat dan penebar keindahan bagi sesamanya.

Menangkap Ajaran Islam | Moch Wahib Dariyadi | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *