Artikel, Tips dan Trik

Hindari Bahaya Makanan Manis Yang dapat Menggangu Kesehatan

0 27

Ngidam makanan bukanlah sesuatu yang jarang terjadi, malahan sudah menjadi hal umum terutama di antara kaum wanita. Faktanya, sebanyak 97% kaum wanita dan 68% kaum pria mengatakan bahwa mereka mengalami ngidam makanan akan kudapan tertentu, termasuk makanan manis yang mengandung gula berlebih.

Bahaya Makanan Manis Bagi KesehatanBuah-buahan

Kebanyakan orang cenderung mencari kue atau coklat demi memuaskan hasrat mereka akan makanan manis. Tetapi, makanan-makanan tersebut malah bisa membuat anda semakin kelaparan dan membutuhkan gula lebih banyak nantinya. Salah satu hal yang bisa anda lakukan adalah dengan beralih ke buah-buahan segar yang manis dan mengenyangkan.

Memang benar jika buah-buahan pun mengandung gula yang dapat dijadikan sebagai cara menggugurkan kandungan, tetapi jangan lupa bahwa buah juga dikemas dengan senyawa tanaman dan serat berkualitas tinggi. Untuk tetap menjaga gaya hidup anda yang sehat, cobalah memilih buah-buahan yang rendah akan gula seperti mangga atau anggur.

Berries

Berries juga termasuk ke dalam buah-buahan yang kaya akan serat namun sangatlah rendah akan gula. Makanan ini bisa menjadi pilihan yang sangat cocok ketika anda tengah dilanda ngidam makanan manis. Terlebih lagi, berries sangatlah kaya akan senyawa tanaman dan memiliki antioksidan yang ampuh serta sifat anti-radang. Artinya, anda bisa mengurangi resiko terkena berbagai macam penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.

Coklat Hitam

Coklat merupakan salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi oleh mereka yang tengah mengalami ngidam makanan. Tetapi berbeda dengan coklat susu yang biasa anda temukan di pasaran – yang sangat tidak direkomendasikan untuk dimakan, coklat hitam justru mampu memberikan tambahan kesehatan untuk anda dan aman untuk dikonsumsi, selama porsinya masih tetap anda jaga dengan baik karena masih mengandung gula dan lemak.

Pastikan juga anda untuk memilih coklat hitam yang mengandung kadar kakao sebanyak 70% di dalamnya, karena coklat jenis ini mengandung senyawa tanaman menyehatkan yang disebut dengan polifenol. Beberapa penelitian sendiri telah menunjukkan bahwa efek antioksidan dan anti-radang dari polifenol ini mampu memperbaiki penanda penyakit jantung.

Leave A Reply

Your email address will not be published.